Sabtu, 26 September 2020

TENTANG MENGUATKAN DIRI




Dari sekian kesempatan yang yang diberikan Tuhan, ada masa dimana kamu sama sekali tidak ingin peduli. Saat ini tumpukan deadline kerja masih utuh belum tersentuh, siang semakin terik, tubuhmu semakin merasa lelah, konsentrasi sudah mulai memudar, dan mukamu sudah mulai memucat. 

Apakah cinta nantinya akan bisa kau temui dalam usaha hanya bermodalkan harap dan doa. Apa kelak perjalanan cinta ini akan sampai pada ujung jalan sana, apakah akan menemukan kebahagiaan, dan apakah akhirnya nanti bisa bersamannya. Dalam hening yang syahdu bersama rintikan hujan, di antara sejuta ketidakpedulianmu. Dalam hatimu berbisik bahwa ternyata rindu masih terus bertamu tiap waktu. 

Ingin kembali menghidupkan cinta yang sudah lama tergeletak di sudut sana. Lalu, kamu mempersilakan seseorang untuk masuk kembali? Tentang perihal keberanianmu menjemput terang dalam gelap, meski hanya bisa kau tunggu lewat jendela kamar. Keberanian untuk kembali mencoba. Berusaha membalut kesedihan dengan senyuman yang kau sajikan dengan begitu hangat. Hingga setiap orang didekatmu akan merasa nyaman berada di sampingmu. Saya yakin setiap orang pernah menemui masa dimana mereka akan menguatkan dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain. Karena baginya, dirinya yang begitu lebih paham bagaimana menguatkan kembali tanpa harus bercerita panjang lebar. Meredam setiap rasa sedih dan sakit dengan sebaik-baiknya, yang hanya boleh tahu dan merasakan hanya dirinya. 

Baginya hanya Tuhanlah yang setia mendengarkan keluh kesahnya tanpa rasa bosan. Momen bersama sahabat dan orang tercinta tidak boleh hilang hanya karena keegoisan diri. Aku pernah merasakan luka, dan aku juga minta maaf ya, jika aku pernah membuat luka lalu aku pergi begitu saja tanpa bergeming, maafkan aku. Kumohon kita saling mendoakan yang terbaik selalu :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SAJAK DALAM DOA

Tidak apa-apa kan jika baru saat ini aku mengerti begitu baik rencana-Mu. Dulu banyak pintu yang tertutup, seakan aku merasa ini sungguh ket...