Bukan berarti kita hadir untuk menambah kebisingan riuhnya suasana. Cukup menjadi wadah yang tenang menampung segala isi sereal hidup yang semakin beragam
Hai.., ada kalanya kamu memilih diam
Tidak perlu sekuat tenaga untuk membuktikan, kamu sudah cukup indah dan penuh makna. Mode heningmu sudah cukup tepat. Tidak semua harus dijelaskan dengan hingga terdengar.
Kecewa tetap akan datang bertamu. Tidak semua datang dengan sopannya, meski kita tidak bisa menutup pintu menyambut hadirnya dengan tiba-tiba.
Hai.., tidak perlu berlari sejauh itu
Pada akhirnya menjadi tenang di tengah dunia yang ramai adalah pilihan yang berani. Tidak selalu harus menjelaskan, apalagi membuktikan. Kamu cukup bijak dan dewasa. Ada hal yang memang cukup baik untuk disimpan saja. Tidak semua harus diberikan panggung pertunjukan. Cukup rawatlah dengan tenang, pelan, dalam hening yang khusyuk.
Dimana damai kutemukan? Pada tengadah tangan yang penuh harap, pada gulitanya malam yang tenang, pada dinginya malam yang kulawan.
Sebab ada pinta dan curhat yang lebih didengar. Membelai dengan lembut penuh cinta. Saat malam aku merendah disaat suara dunia masih tertidur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar